IHSG Berpotensi Kembali Menghijau, Simak Saham Pilihan

06 Nov 2018 12:43
Tags

Back to list of posts

Peluang kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih cukup besar di sesi perdagangan hari ini. Sebab, koreksi IHSG sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir ketika Indeks Dow Jones sudah rebound lantaran kinerja korporasi yang positif. Indeks Harga Saham GabunganIHSG) bergerak fluktuatif mengawali perdagangan di akhir pekan. Indeks Dow Jones naik zero.71% ke stage 26,246.96, S&P menguat zero.fifty four% ke level 2,904.31, dan Nasdaq berhasil terangkat 0.seventy six% ke level 7,956.eleven.

Ia menambahkan sebagian investor juga memanfaatkan momentum untuk mengambil posisi ambil utung mengingat harga saham di dalam negeri telah menguat dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan akhir pekan kemarin 185 saham bergerak menguat, 204 saham bergerak turun, dan 127 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan. Informasi saja, sepanjang pekan lalu IHSG menguat 1,four persen ke stage 5.837 dari pekan sebelumnya di stage 5.756.

Sedangkan analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pergerakan IHSG pekan depan diperkirakan akan berada pada kisaran stage support 6.265-6.278 dan resisten 6.389-6.412, melemah dibandingkan pekan sebelumnya di level help 6.395-6.401 dan resisten 6.470-6.512. Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, IHSG masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis pekan ini.
<img class="alignleft" style="float:left;margin-right:10px;" src="http://photo.kontan.co.id/photo/2011/06/20/341923447p.jpg" width="302px" alt="" />

´╗┐PROFIL PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Kiwoom Sekuritas Indonesia hari ini memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat dengan stage assist dan resistance 5,747-5,828. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 37,484 poin (zero,58%) ke level 6.538,013. Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, mengatakan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat IHSG terbilang sulit untuk menembus ke degree 6.000.

Dia memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini dapat bertahan di atas assist 5.705-5.717, dan diharapkan degree resisten dapat menyentuh kisaran 5.748-5.762. Di sisi lain, lanjutnya, diharapkan sentimen positif dari dalam negeri masih dapat lebih positif untuk membuat Rupiah mampu berbalik menguat. PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal mengawali pekan dengan penguatan.

Kami memilih PT Indika Power Tbk (INDY) karena harganya cenderung menguat berdasarkan indikator teknikal MACD. Seluruh industri bergerak mix dan tidak ada pergerakkan industri yang terlalu vital; pergerakkan baik itu menguat atau melemah tidak ada yang lebih dari 1%.&nbsp;Industri yang paling menguat adalah industri FINANCE (0.45%) dan TRADE (zero.08%); kemudian industri yang paling melemah adalah INFRASTRUCTURE (zero.ninety two%) dan MISC-IND (zero.87%).

Pada penutupan IHSG melemah tipis zero,164 cenderung stagnan ke stage 6.615,328. Pada awal perdagangan, IHSG mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 1,10 triliun dari 2,08 miliar unit saham yang diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak sixty nine,726 kali. Selama bulan September 2017 dan Oktober 2017, IHSG juga bertengger pada kisaran level 5.900. Sebanyak 198 saham menguat, 157 saham melemah dan 119 saham stagnan.
<img class="aligncenter" style="display: block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="https://awsimages.detik.net.id/content/2015/02/12/6/jokowiproton1depan.jpg" width="299px" alt="" />

Di mana IHSG hanya naik sebesar 8,64 poin (0,sixteen persen) ke stage 5.388 setelah bergerak di antara 5.355-5.388. Menurutnya, saat ini IHSG memiliki assist terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada stage 5.868, sedangkan goal resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.177. Koreksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi masih berlanjut hingga mencapai level 5.800 akibat kondisi global.

Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi menguat menjadi Rp eleven.905 per dolar AS menyusul kemungkinan adanya intervensi dari Financial institution Indonesia (BI). Laju IHSG dimotori oleh rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal-II 2018 yang tercatat di atas ekspektasi. Vice President Research Departement Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, perdagangan pada awal pekan ini, IHSG diperkirakan masih terus berusaha berada di zona hijau.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan di awal perdagangan pekan ini. Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menyatakan IHSG berada pada level resisten di 6.467 - 6.490. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah zero,5% sedangkan indeks DAX Jerman dan FTSE a hundred Inggris bergerak turun di kisaran 1%. Pelemahan bursa Eropa disebabkan oleh menguatnya mata uang Euro yang menyebabkan saham - saham teknologi dan elektronik mengalami pelemahan yang signifikan.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License