Bisnis Anak Muda & Rico Huang Grup Publik

09 Apr 2018 03:37
Tags

Back to list of posts

Berbisnis dalam Marketplace sedang marak saat ini. Selain itu, gejala lesunya industri ritel juga diketahui dari dari lima format gerai di bawah naungan Aprindo. Yang pertama menunjukan tanda kebangkrutan , mengutip perubahan kebiasaan konsumen dan meningkatnya persaingan dari pemain online sebagai faktor kunci dan Urban Outfitters menyatakan bahwa ‘retail bubble has burst' (gelembung ritel telah meledak).

Merek fashion mewah Michael Kors mengumumkan pada Mei akan menutup 125 toko bahkan lebih dari 800 toko ritel selama dua tahun. Perubahan tren bisnis konvensional menjadi bisnis digital memang membawa pengaruh besar dalam merubah pola jual-beli di masyarakat. Tak hanya itu, menurut Roy, porsi online di ritel juga hanya sekitar 1%. Sebab, kebanyakan penjualan online hanya untuk kebutuhan non pangan.

Tentang masih tertinggalnya pangsa pasar e-commerce di Indonesia, Wenas mengatakan ini tidak hanya berkaitan dengan usia bisnis, melainkan juga faktor lainnya. Pihaknya juga akan meneliti kemungkinan penyebab tutupnya ritel modern, termasuk kemungkinan karena perubahan pola konsumsi masyarakat. Nielsen menjelaskan penyebab penurunan konsumsi barang rumah tangga karena pelemahan daya beli pada masyarakat menengah ke bawah.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, pihaknya sudah sering mengingatkan pemerintah terkait turunnya daya beli masyarakat yang menyebabkan beberapa pelaku usaha ritel menutup gerainya. Bangkrutnya raksasa penjual mainan asal AS tersebut juga dipandang pasar sebagai salah satu bukti kekalahan peritel konvensional terhadap e-commerce.

Wagub DKI Jakarta Harap Stasiun MRT Bisa Tampung UKM EL JOHN News

Saat ini peritel memiliki kemampuan mengatur toko - toko yang ada di luar negeri dengan lebih baik karena kemampuan mereka dalam mengelola sistem informasi dan distribusi yang lebih mudah ditransfer dari negara asalnya. Dalam kurun waktu lebih dari 15 tahun kemudian, bisnis retail di Indonesia bisa dikatakan berkembang dalam level yang sangat rendah sekali. Kesimpulan AC Nielsen, perlambatan industri barang konsumsi tahun 2017 bukan semata-mata dipengaruhi oleh pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia.

Riset , Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) melansir industri ritel hanya mengantongi pertumbuhan di bawah lima persen sepanjang Januari-Juni 2017. Angka ini tidaklah cukup untuk membawa iklim perekonomian yang baik bagi bisnis dan usaha di Indonesia. Secara umum, data Aprindo menyebutkan, penjualan ritel di Indonesia hingga Mei 2017 masih di bawah performa.

Masih dibawah naungan MAP, Debenhams toko ritel asal Inggris ini juga mengikuti jejak Lotus yang menutup gerainya. Berdasarkan catatan, pertumbuhan ritel modern pada bulan September masih lebih baik, yakni mencapai 5,1 persen (mtm). Pelaku industri ritel tetap bersikukuh bahwa ini akibat daya beli masyarakat yang turun, tetapi pemerintah berpedoman pada data perkembangan ekonomi yang menunjukkan daya beli masyarakat normal saja.

Mengintip Pembangunan MRT & LRT Jakarta

Seperti yang kita tahu, harga smartphone sudah sangat murah dan bukan merupakan barang mewah lagi di Indonesia. Menurut Roy, Sevel merupakan minimarket yang memakai konsep bisnis berbeda karena konsumennya bisa berbelanja, bersosialisasi, duduk duduk santai sambil menikmati fasilitas wifi. Pada Semester I 2017 industri ritel hanya mengalami pertumbuhan sebesar 3,7 persen sedangkan tahun sebelumnya masih di atas 10 persen.
<img class="alignright" style="float:right;margin-left:10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aXkOtDzuIRc/UaHpgk9e7JI/AAAAAAAAA6E/L0N1EQyCJ7I/s1600/Lomba-Fotorafi-Jurnalistik-Pos-Indonesia-2013.jpg" width="265px" alt="" />

RIFANFINANCINDO BERJANGKA

Diakui, penutupan gerai ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari ini salah satunya karena terdampak pelemahan ekonomi. Illustrasi diatas menunjukkan bagaimana mulai dari pengecer atau toko buku elektronik menjadi portal horizontal dan ASP dengan menawarkan banyak produk dan jasa, dan melakukan aliansi dengan model bisnis lainnya. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat, Henri Hendarta mengatakan bahwa E-commerce semakin akrab dengan generasi milenial.

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengungkapkan, ada tiga faktor yang memengaruhi penurunan pertumbuhan ritel. Penurunan perdagangan ritel tersebut salah satunya akibat pesatnya perkembangan transaksi&nbsp;online. Ia menegaskan, tumbangnya sejumlah brand ritel ternama sempat dituding sebagai menurunnya daya beli masyarakat pada sektor low income dan middle income. Bermula dari pengalamannya bekerja bertahun-tahun pada perusahaan ritel Sears Robuck dan JC Penney, Walton memulai langkah bisnisnya.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License