PLN Akan Terbitkan Obligasi Pada 2006

06 Aug 2018 04:24
Tags

Back to list of posts

Obligasi negara, surat utang negara atau obligasi pemerintah adalah salah satu instrumen investasi yang bisa Anda pilih untuk investasi dengan keuntungan yang tetap. Merespon menggeliatnya kebutuhan masyarakat akan kebutuhan fasilitas keuangan berbasis syariah, pada tahun 2006 pula pemerintah kemudian mengeluarkan Surat Utang Negara dalam bentuk Obligasi yang menggunakan akad syariah. Jenis obligasi yang diterbitkan Pemerintah Daerah dengan tujuan untuk membiayai pembangunan yang berhubungan kepentingan publik. Sedangkan risiko kedua adalah risiko gagal bayar, yang dimaksud gagal bayar apabila penerbit obligasi tidak mampu membayar kupon ataupun pokok pinjaman pada saat jatuh tempo.

Seperti selayaknya investasi saham, sering kali ada ketentuan minimal untuk meginvestasikan dana dalam bentuk obligasi. Obligasi diterbitkan oleh pihak penerbit dengan nilai pari (nilai nominal) tertentu dan juga dalam waktu jatuh tempo tertentu. Biasanya, investor yang berinvestasi pada obligasi yaitu investor lembaga seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, perusahaan-perusahaan yang kelebihan dana dan financial institution serta lembaga-lembaga lainnya.

Pergerakan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal pekan hari ini, Senin, 18 April 2016, diperkirakan berpotensi menguat, didukung dari sejumlah sentimen perekonomian dalam negeri yang positif. Sepanjang emiten obligasi telah menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan informasi, akan dapat meminimalkan informasi-informasi yang tidak benar dan dapat menyesatkan investor.

Pada pemegang obligasi, penghasilan yang diterima telah disebutkan dalam surat obligasi dengan tingkat suku bunga yang telah disesuaikan untuk jangka waktu tertentu. Perkembangan positif ini tidak terlepas dari tingginya minat investor menanamkan modal mereka di pasar obligasi dan saham. Justru, risiko terbesar dari obligasi korporasi ada pada kondisi perusahaan atau emiten penerbit instrumen tersebut.

Faktor lain penurunan harga dari obligasi dapat berasal dari peningkatan resiko perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut. Salah satu produk pasar obligasi yang dikenal umum adalah ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan Sukuk Ritel (Obligasi ritel berbasis syariah) yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Bahkan Presiden RI telah menegaskan anjuran mahasiswa untuk terjun langsung pada investasi pasar modal dengan margin keuntungan yang menggiurkan.

´╗┐PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Karenanya, beberapa investor lebih menyukai untuk memegang obligasi yang tingkat bunga mengambang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini diperkirakan bergerak mendatar (sideways). Untuk mendapatkannya, investor harus menanyakannya kepada perusahaan sekuritas yang menjual obligasi. Secara umum, risiko obligasi lebih rendah dari pada saham.

Lalu information OJK per 29 September 2017, investor lokal masih mendominasi posisinya sebagai pemain dominan di pasar modal. Sementara itu, Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Ronald Kasim mengatakan, pada kuartal pertama 2013, investor lebih cenderung memilih produk investasi obligasi berdasarkan sektor dan score yang diberikan oleh lembaga pemeringkat.

Knowledge IBPA menunjukkan, penerbitan obligasi korporasi di 2016 mencapai Rp 115,06 triliun. Investasi obligasi juga memiliki peluang tidak bisa membayar hutang atau terjadi gagal bayar Sehingga untuk bisa menghindari resiko ini, perlu adanya analisis terlebih dahulu mengenai ranking obligasi melalui lembaga yang sudah ditentukan agar obligasi yang anda pilih merupakan pihak yang memiliki history yang baik dalam melunasi pinjamannya.
<img class="alignright" style="float:right;margin-left:10px;" src="https://3.bp.blogspot.com/-B5tv-3tUkdQ/VtEb7pVPpVI/AAAAAAAADKE/V5Ity-800GU/w1200-h630-p-k-no-nu/pengertian+pasar+uang+dan+pasar+modal%2Cpersamaan+pasar+uang+dan+pasar+modal%2Cperbedaan+pasar+perdana+dan+pasar+sekunder%2Cperbedaan+pasar+uang+dan+pasar+modal+terletak+pada%2C.jpg" width="238px" alt="pasar obligasi indonesia" />

Hal itu merupakan sebuah reiko dari penjualan obligasi harga murah, namun kalau dihitung-hitung, pembelian kupon ORI sendiri tetap akan menguntungkan Tingkat penentuan kupon sendiri tetap mengacu pada besaran bunga yang ada di pasar. Selain itu, keuntungan akan otomatis masuk lagi ke nominal yang diinvestasikan, sehingga menimbulkan efek bunga berbunga (compound curiosity) harian.
<img class="alignleft" style="float:left;margin-right:10px;" src="http://img.bisnis.com/posts/2014/03/31/215690/seksi-utamaok.jpg" width="238px" alt="pasar obligasi pdf" />

Vice President Funding Banking Danareksa Sekuritas, Boumediene Sihombing, mengatakan meski penurunan bunga acuan BI tidak langsung membuat imbal hasil (yield) obligasi turun, namun pasar dalam jangka pendek sudah meresponsnya. Sebagai contoh apabila dulu investor membeli per obligasi sebesar Rp 10.000,- namun beberapa tahun kedepan ternyata dilelang dan harga jual per obligasi adalah Rp eight.000,- maka investor dikatakan mengalami kerugian sebesar 2%.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License