IHSG Berpeluang Ke Zona Hijau, Cermati Saham Pilihan In

19 Nov 2018 03:40
Tags

Back to list of posts

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.478-6.642. Dan sayangnya China mulai terlena dengan membuka pasar finansilnya untuk menjadi ajang spekulasi massif world, shg makin gencarlah dana hot money, khususnya dana QE (yang seharusnya dipakai oleh perbankan AS memperbaiki sektor riil dalam proses intermediasinya ke sektor riil untuk menguatkan ekonomi riilnya, tapi justru masuk ke pasar global untuk berspekulasi, khususnya emerging market seperti China, Rusia, Brazil, Indonesia, Malaysia, dll) yang membuat kondisi bursa saham dan pasar obligasi meroket tajam yg sebenarnya telah membentuk Bubble Financial system.

´╗┐WWW RIFAN FINANCINDO BERJANGKA COM

Pada penutupan perdagangan saham, pd_ 6 Maret 2018, IHSG melemah 50,48 poin atau zero,77 persen ke posisi 6.500,11. Rifan Financindo Berjangka - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan pelemahan meski terbatas pada perdagangan saham Jumat pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,99 poin atau zero,02% menjadi 6.285.

Kami masih optimis IHSG akan bergerak naik; walaupun begitu kita harus waspada terhadap apa saja yang terjadi market. Bank sentral menekankan risiko sentimen eksternal mulai dari harga minyak yang menguat & ketegangan perdagangan antara AS & China."Tidak _ada langkah-langkah prudensial makro yang ditawarkan, tapi langkah-langkah pelonggaran dapat segera dirilis dalam satu & dua bulan ke depan utk mendorong sektor properti," tulis Ashmore.

Kontak Perkasa, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan mengekor kenaikan di bursa saham Asia dan wall avenue. Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, pergerakan IHSG masih dipengaruhi fluktuasi harga komoditas pada perdagangan terakhir Juni 2017. Sedangkan sektor consumer melemah paling dalam -zero,74%.

Investor asing yang masih melanjutkan aksi beli menjadi salah satu faktor yang menjaga IHSG untuk berada di area positif. Hari ini, harga saham BUMI melonjak 11,01% ke Rp 242 per saham. Indeks dibuka menguat zero,64% atau 37,09 poin di level 5.873,01 dan melanjutkan kenaikan hingga 0,58% atau 33,sixty three poin ke degree 5.869,55 satu jam perdagangan berjalan.
<img class="aligncenter" style="display: block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="https://indopremier.files.wordpress.com/2016/03/market-break-281.jpg" width="289px" alt="Rupiah Menguat, IHSG Mampu Perkasa Selama Sepekan" />

Pergerakan indeks saham acuan di China dan Hong Kong berakhir menguat, terdorong oleh data perdagangan China yang strong serta pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen yang mengisyaratkan kecenderungan untuk tidak terburu-buru dalam hal penaikan suku bunga. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,1 (zero,15 persen) mencapai 731,1.

Menurut Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Eko Siswanto, BEI perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham IMAS di Pasar Reguler dan Pasar Tunai terikait volatilitas harga tersebut. Ketika perdagangan ditutup, harga BUMI sudah bertengger di Rp 480 per saham. Lanjar Nafi, Analis Reliance Securites dalam riset hariannya menjelaskan pada perdagangan kemarin, indeks saham di Asia ditutup bervariasi.

Akan tetapi, pandangan itu memudar seiring defisit perdagangan tetap tinggi pada Juli 2018 dan ditambah situasi Turki. Penurunan IHSG ini juga dialami oleh Bursa luar negeri, terutama Indeks Dow. Information Bloomberg menunjukkan, rupiah berada di level Rp15.197 per dolar AS, menguat 38 poin atau zero,25 persen dibandingkan posisi kemarin di Rp15.235 per dolar AS. Bursa Wall Road menguat dipengaruhi oleh sentimen positif dari berita ekonomi Amerika Serikat yaitu meningkatnya pemesanan sturdy items pada bulan Maret 2015 dan hasilnya di atas konsensus analis.
<img class="aligncenter" style="display: block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="http://cimg.antaranews.com/jogja/2014/02/ori/20140205ihsg-menguat-200114-pus-1.jpg" width="283px" alt="IHSG Bakal Naik Terbatas, Amati Enam Saham" />

Rupiah masih berpeluang menguat signifikan saat dollar AS mengalami momen koreksi. Dapatkan rekomendasi Tremendous Trader Scorching Listing dengan revenue di atas kinerja pasar dan tidak terpengaruh kondisi IHSG. Indeks dolar yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS naik tipis 0,11% ke degree 99,forty five. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 16 poin atau 0,26% ke 6.286.

Hal ini menginformasikan kepada kita bahwa indeks&nbsp;bergerak naik tanpa didukung oleh purchaser yang cukup banyak karena purchaser yang masuk ke pasar sudah mulai berkurang setelah four hari berturut-turut, IHSG bergerak menguat. Analis Ciptadana Securities Syaiful Adrian mengatakan, awal pekan ini IHSG sebenarnya berpotensi melanjutkan pelemahan, seiring volume perdagangan yang menipis.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License